Senin, 03 Desember 2012

Proses Pengelasan

Secara umum proses pengelasan dapat dibagi menjadi 3 bagian, yaitu pengelasan mencair (fusion welding), pengelasan tidak mencair (solid state welding) dan soldering/brazing. Untuk itu dalam melaksanakan proses las dibutuhkan alat untuk mencairkan logam dan atau alat untuk memanaskan dan menekankan kedua bagian logam yang akan disambungkan. Peralatan pencair dan atau pemanas logam dapat didasarkan pada penggunaan energi listrik, energi gas atau energi mekanik. Berikut ini adalah beberapa prinsip dasar proses pengelasan seperti yang dimaksud di atas. 

1.  Proses SMAW (Shielded Metal Arc Welding) atau pengelasan busur listrik elektroda terbungkus.

Proses pengelasan SMAW, dikenal juga dengan istilah proses MMAW (Manual Metal Arc Welding). Dalam pengelasan ini, logam induk mengalami pencairan akibat pemanasan dari busur listrik yang timbul antara ujung elektroda dan permukaan benda kerja. Busur listrik yang ada dibangkitkan dari suatu mesin las. Elektroda yang dipakai berupa kawat yang dibungkus oleh pelindung berupa fluks dan karena itu elektroda las kadang-kadang disebut kawat las. Elektroda ini selama pengelasan akan mengalami pencairan bersama-sama dengan logam induk yang menjadi bagian kampuh las. Dengan adanya pencairan ini maka kampuh las akan terisi oleh logam cair yang berasal dari elektroda dan logam induk.

Untuk dapat mengelas dengan proses SMAW diperlukan beberapa peralatan, seperti mesin las, kabel elektroda dan pemegang elektroda, kabel logam induk dan penjepit logam induk dan elektroda. Peralatan lain yang juga diperlukan adalah topeng las (welding mask), sarung tangan dan jas pelindung.










Jumat, 30 November 2012

Definisi Pengelasan

Pengelasan atau pekerjaan las adalah salah satu bagian yang tak bisa dipisahkan dari suatu proses manufaktur. Berbagai proses manufaktur lainnya seperti proses-proses pengecoran (casting), pembentukan (forming), pemesinan (machining), dan metalurgi serbuk (powder metallurgy). Produk dengan bentuk-bentuk yang rumit dan berukuran besar dapat dibuat dengan teknik pengecoran. Produk-rpoduk seperti pipa, pelat dan lembaran, baja-baja konstruksi dibuat dengan proses pembentukan. Produk-produk dengan dimensi yang ketat dan teliti dapat dibuat dengan pemesinan. Bagaimana dengan proses pengelasan ? Proses pengelasan pada prinsipnya adalah menyambungkan dua atau lebih komponen, lebih tepat ditujukan untuk merakit (assembly) beberapa komponen menjadi suatu bentuk mesin. Komponen yang dirakit mungkin saja berasal dari produk hasil pengecoran, pembentukan atau pemesinan, baik dari logam yang sama maupun logam yang berbeda.  

Teknik pengelasan logam adalah salah satu teknik penyambungan logam dengan cara mencairkan sebagian logam induk dan logam pengisi dengan atau tanpa tekanan dan dengan atau tanpa logam tambahan dan menghasilkan sambungan yang kontinu. Dari definisi tersebut terdapat beberapa kata kunci untuk menjelaskan definisi pengelasan yaitu mencairkan sebagian logam, logam pengisi, tekanan dan sambungan kontinu.

Proses penyambungan lain yang telah dikenal lama selain pengelasan adalah penyambungan  dengan cara Brazing dan Soldering. Perbedaannya dengan pengelasan adalah pada brazing dan soldering tidak sampai mencairkan logam induk, namun hanya logam pengisinya saja. Sedangkan perbedaan antara brazing dan soldering terletak pada titik cair logam pengisinya. Titik cair logam pengisi proses brazing berkisar antara 450°C - 900°C. Sedangkan untuk soldering, titik cair logam pengisinya kurang dari 450°C.   

Kamis, 29 November 2012

Selamat Datang di Blog Teknik Pengelasan Indonesia

Blog ini dibuat untuk memberikan informasi dan referensi seputar Dunia Teknik Pengelasan, khususnya Teknologi Pengelasan Logam. Diharapkan blog ini dapat dijadikan salah satu rujukan seputar pekerjaan las, baik untuk pengetahuan las dasar maupun tingkat yang lebih lanjut. Berbagai topik diluncurkan yang berhubungan dengan teknik pengelasan logam, diantaranya adalah proses-proses pengelasan (Las Stick/SMAW, Las TIG/GTAW, Las MIG/GMAW), posisi-posisi las, cacat-cacat las, mesin-mesin las (mesin las TIG, mesin las MIG), dan topik-topik lainnya seputar teknik pengelasan.

Semoga blog ini dapat memberikan manfaat kepada semua pihak. Penulis sangat terbuka untuk menerima masukan, kritik, dan saran yang membangun, dengan harapan dapat saling berbagi untuk kemajuan bersama.


Salam,